Agar Jelly Dan Kelapa Akur

Gara-gara agar-agar salah satu sub bab judul buku ternama di tahun sembilan puluhan. Saya agak lupa buku ini jenis apa, antara Lupus atau Vanya yang pasti pengarangnya adalah Hilman Lupus.

Salah satu judul bab buku ini mengisahkan makanan berbahan rumput laut dan air. Kata agar-agar inilah yang membuat ingatan saya terbang ke masa kecil.

5727610_20140906032134
clik here

Masih ingat penjual agar-agar keliling di era 80-an?. Penjual agar-agar memikul barang dagangannya dengan menggunakan kayu di pundaknya. Disebelah kanan pundak membawa kotak kaleng beriisi deretan agar-agar tertata rapih di dalamnya.

Sedangkan pada pundak kiri membawa tempat yang sama ditambah beberapa gembolan berupa gambaran, mainan plastik dan aneka mainan ringan lainnya.

Ciri khas penjual agar-agar ini selalu berkeliling dengan membunyikan sebuah lonceng. Dari suara ini biasanya saya langsung keluar memanggil penjual untuk membeli agar-agar atau mainan yang beliau bawa, tapi tak jarang pula saya hanya melihat-lihat barang bawaan penjual. Hiburan masa kecil “liat-liat aja gak beli sambil gigit jari”.

Penyajian agar-agar ini cukup sederhan. Agar-agar telah disediakan dalam wadah cup warna-warni kita bisa memilih ingin agar warna apa atau agar yang ditempatkan warna apa. Setelahnya kita bisa menikmati agar-agar dengan siraman susu kental manis berwarna coklat. Kebayang nikmatnya saat itu.

Agar-agar kini telah bermetamorfosa menjadi jenis makanan yang bervariasi bentuk dan warnanya. Puding dan jelly muncul dua saudara agar-agar ini muncul di era milinium. Saat agar-agar membutuhkan saudara dengan bahan yang berbeda.

Agar-agar, puding dan jelly jenis spesies yang hampir sama meskipun ada salah satu bahan yang berbeda tak membuat hasilnya mencolok.

Agar-agar berbahan utama karbohidrat dengan molekul tinggi untuk mengisi dinding rumput laut dengan sifat gelatin dengan tekstur kenyal. Sisi pandang agar-agar ini memang menarik terutama dari warnanya. Tak jarang puding dan jelly sering kita libatkan dalam pembuatan pencuci mulut.

Dalam pengolahannya agar-agar sering saya libatkan dengan jelly dengan tujuan agar kedua bahan ini menghasilkan tekstur sempurna. Perpaduan kekenyalannya agar-agar akan membantu tekstur jelly yang rapuh bahkan terlalu kenyal.

Perpaduan keduanya akan menghasilkan sebuah sajian kepadatan yang lunak dan kenyal.

Dari penggunaan bahan ini saya menggabungkannya dengan perbandingan 1 : 1 : 3. satu bungkus agar-agar, satu bungkul nutri jelly dan tiga gelas air.

Sebagai penyeimbang rasa kita berikan 1 cup gula setara dengan 200 gram. Dengan pembuatan seperti ini:

Persiapan masak : 5 menit

Waktu memasak : 15 menit

Total waktu : 20 menit

Hasil : 18 potong

Bahan

  • 1 saset agar-agar (walet) tanpa warna atau warna orange
  • 1 saset jelly (nutri jelly) warna orenge / rasa jeruk
  • 4-5 cup air (960 ml-1200ml)
  • 1 cup (200 gr) gula pasir
  • 1 buah kelapa dari kelapa bulat

Cara  membuat

  1. masukkan agar-agar dan jelly dalam panci yang telah berisi air aduk terlebih dahulu sebelum dimasak. Masukkan gula.
  2. Didihkan kedua bahan tersebut dengan api sedang sambil terus diaduk agar air tak luber. tunggu hingga mendidih.
  3. Siapkan wadah yang telah di isi oleh potongan kelapa. Tumpahkan didihan air agar-agar di atas kelapa yang telah di atur. Dinginkan potong-potong nikmati dengan vla atau susu kental manis. Hmmm….

cleneng…cleneng… suara lonceng tukang abang-abang membuat saya berlari dan mencari sumber bunyi dimana ia berhenti.

cleneng…cleneng… suara lonceng tukang agar-agar membuat mata saya melirik ke arah jendela, meski ibu telah melarang tak boleh keluar saya tetap mengintipnya melalui jendela.

cleneng…cleneng…. abang!!! agerrrr!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s