Saya Dan Roti

Makanan yang satu ini telah membuat hati saya tercuri. Kecintaan saya terhadap roti bermula dari keingintauan. Keinginan untuk mencoba, membuat, mencicipi hingga membentuk menjadi sebuah roti yang unik dan menarik.

Dari keinginan saya untuk membuatkan sarapan untuk keluarga. Bosan dengan membeli sarapan akhirnya saya ingin berkreasi membuat jenis sarapan yang berbeda. Salah satunya adalah roti.

Pembuatan roti tawar dengan adonan yang telah ditentukan menghasilkan sebuah roti yang bantat dengan permukaan kasar, kering dan keras setelah beberapa jam keluar dari oven. Apalagi dimasukkan ke dalam kulkas hasilnya mirip seperti baguette dengan bentuk berbeda.

Beautiful clasic bread #bymyhand #bread

A post shared by Ariyanti Sutrisno (@webariys) on

Padahal saya pinginnya, maunya, adonan sebelumnya yang saya buat benar-benar menjadi roti tawar yang enak seperti abang-abang lewat di depan rumah.

Tapi apalah daya saya pun tak tahu dimana letak kesalahan  dalam membuat makanan ini.

Pembelajaran membuat roti dianggap gagal oleh juri pribadi saya. Kegagalan pertama membuat saya penasaran. Tiga hari berikutnya saya mencoba membuat roti kembali dan hasilnya tetap gagal.

saya dan roti ceritamasak9

Sanking penasarannya saya mencari data kebenaran tentang pembuatan roti. Sampai pada sebuah keterangan saya menemukan bahwa roti memiliki metode yang berbeda-beda.

Dengan cara dan pengolahan yang berbeda jelas roti bisa digolongkan dalam jenisnya.

Nahh…inilah yang ingin saya ketehui bahwa roti memiliki motode berbeda-beda sesuai negara masing-masing.

saya da roti ceritamasak8

Karena memang saya mencontek resep orang luar maka hasilnya sesuai dengan lidah orang luar. Hmmm…hasilnya memang kurang pas di lidah orang Indonesia.

Karena lidah orang indonesia menyukai tekstur yang lembut baik itu jenis roti maupun cake.

Again oatmeal bread bymyhand #oatmeal #bread #bymyhand

A post shared by Ariyanti Sutrisno (@webariys) on

Setelahnya saya lebih banyak mendalami kisah roti dari berbagai negara. Mulai dari Eropa khususnya Paris yang memiliki tekstur roti yang kering dan keras tebuat dari gandum disajikan bersama soup.

Strawberry cake by. My hand #trawberry #cake

A post shared by Ariyanti Sutrisno (@webariys) on

Amerika memperkenalkan jenis roti yang hampir mirip dengan cake. Terkenal dengan banana bread.

Di Asia Tenggara adonan roti yang lembut di miliki oleh Jepang. Roti tawar dan roti manisnya memiliki tekstur seperti kapas tebal.

Tak bisa dipungkiri bahwa metode roti yang digunakan oleh Jepang patut dicontoh. Selain menghasilkan roti yang empuk roti tak mudah mengeras dalam jangka waktu lima hari walaupun disimpan hanya dalam kotak dengan temperatur ruangan.

Disinilah saya memulai membuat roti kembali dari 0 satu persatu saya jelajahi bagaimana membuat jenis roti.

Beberapa bahan yang digunakan oleh roti pada dasarnya sama. Seperti tepung terigu (berprotein tinggi), ragi, gula, dan mentega.

Untuk  jenis mentega ada sedikit perbedaan dari jenis bahan dasar yang digunakan. Jika indonesia memiliki margarin yang sudah terkenal di pasaran berbahan dasar lemak nabati dari minyak kelapa sawit. Sedangkan made luar memiliki mentega berbahan dasar lemak hewani berasal dari lemak susu.

Mentega memiliki aroma susu yang tajam. Dari segi warna mentega atau butter terlihat pucat sedangkan margarin memiliki warna kuning terang. Kita bisa memilih ingin menggunakan butter atau margarin.

Back to bread dari segi bahan kita bisa memilih ingin menggunakan margarin atau butter hasilnya akan berbeda. Dua jenis bahan dasar ini akan dikupas tuntas pada artikel lainnya.

Metode dalam pembuatan roti pun berbeda masing-masing akan menghasilkan roti dengan tekstur yang berbeda pula.

oatmealbreadclassic5

Metode Sponge, metode pengadukan secara bersamaan ini sering digunakan untuk pembuatan jenis roti bagel, baguette dan jenis roti yang akan disantap bersama soup. Perbandingan bahan 60% tepung terigu, 60% air dingin dan 1% ragi instan (yeast) dari nilai tepung terigu.

Metode Sponge & Dough, memiliki dua adonan. Satu adonan biang dan tepung. Metone inilah yang lebih sering saya gunakan setelah saya paham bahwa metode ini menghasilkan roti yang empuk.

Metode No Time Dough, semua adonan diaduk jadi satu dengan bantuan mesin breaker dengan membubuhkan improver agar mengasilkan roti yang empuk dan efesiensi waktu.

Metode terakhir jarang saya gunakan karena menggunakan bahan tambahan berupa pelembut dan pengembang kue. Hasilnya memang bagus namun dari sisi kesehatan saya lebih memilih yang alami.

Bahan alami pengembangnya kita bisa membuat sendiri dengan memfermentasikan buah seperti strawberry, kismis, apel dan lain-lain.

Ahhh…dari berbagai metode, bahan maupun penyajian saya masih harus banyak belajar. Dari pembelajaran inilah membuat saya berlatih menjadi orang yang kreatif dan imajinatif dalam mengolah adonan roti.

Hingga pada akhirnya saya memutuskan untuk membagi kebisaan dan ingin menyebar hasil karya pada beberapa toko-toko kue untuk dijual. Setelah beberapa teman memesan roti hasil karya sendiri.]

Dari sebuah kegemaran kita bisa membuat sebuah karya meski itu hanya sebuah makanan kecil dan bisa hilang diantara lidah dan gigi. Dan dari sebuah hasil nyata inilah saya bisa menuangkan sebuah cerita.

My favorite roll its cinnamon rolls #cinnamon #cinnamonrolls

A post shared by Ariyanti Sutrisno (@webariys) on

Karena saya dan roti bagai seorang tuan dan teman. Teman dengan kegigihan membuat seorang tuan dengan penampilan angun, tampan dan mempesona. Meski seorang teman rela mengotori tangannya dengan tepung, telor dan mentega.

Berharap hasil karya bisa dinikmati oleh banyak lidah dengan nilai kenikmatan tersendiri. Semoga bermanfaat.

Intip juga:

cinnamon twist beautiful bread

roti kepang puntir untuk sarapan braidedtwist chocolate bread

green tea bread

classic oatmeal bread

tuber rolls

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s