Negro Bread

The Help sebuah drama yang diangkat dari kisah nyata diadaptasi dari sebuah novel karya Kathryn Stockett . Tentang para pembantu berkulit hitam di daratan Mississippi pada tahun 1960-an.

Aibileen Clark (Viola Davis) dan Minny Jackson (Octavia Spencer) keduanya bekerja pada tuannya yang berkulit putih. Aibileen Clark pandai mengasuh anak dan membesarkannya. Karena menurutnya hanya dengan mengasuh dan membesarkan anak-anak kulit putih bisa mengobati rasa kecewa saat kehilangan anaknya. 

Sedangkan Minny Jackson (Octavia Spencer) seorang wanita negro berperawakan besar yang suka asal bicara dan juga pandai memasak.

Pandai memasak. Pasti sesuatu apa yang ia pegang terutama bumbu dan bahan mentah langsung disulapnya menjadi makanan lezat. Ini hanya imajinasi saya ya tentang kata pandai memasak.

By the way setelah apa yang saya tonton terlebih soal masak memasak saya jadi punya keinginan untuk membuat roti. Simplenya saya pilih roti manis untuk saya buat.

Dari pada jajan mending saya olah bahan-bahan yang mendekam dalam kulkas. Mentega putih, gula, susu, tepung cakra, garam, telur, ragi instan tak luput dari pandangan. Saya manfaatkan susu cair coklat sebagai pewarna.

Membuat adonan roti memang berat jadi jangan coba-coba untuk tak menggunakan rol. Jika tak punya rol sebagai pengiring atau penggulung sebaiknya gunakan botol.

Karena saya maunya praktis dan memang tak punya rol dan botol dengan permukaan rata jadi saya coba nguleni adonan roti dengan cara dibanting-banting, ditonjok-tonjok dan dipukul-pukul. Hasilnya cukup melelahkan dan membuat tangan pegal.

Saya biarkan adonan tersebut berkembang sesuai masanya. Setelahnya kembali saya banting-banting dan tonjok-tonjok agar udara di dalam adonan keluar dan mengempis.

Ini namanya membuat roti sambil berolah raga. Setelahnya saya tempatkan adonan tadi ke dalam cetakan roti dan memasukkannya ke dalam oven. Biarkan ia matang dalam oven dan mekar.

Karena saya menggunakan susu coklat sebagai pewarna dan pengempuk maka hasilnya rati berwarna coklat.

Hmmm… Negro Bread pas untuk sebutan roti manis yang saya buat. Roti manis ini saya bayangkan seperti Minny Jackson. Bentuknya besar dan gemuk, kulitnya hitam berkilau. Rasanya mantap seperti bentuknya.

Cara membuatnya memang sedikit asal dengan beberapa pukulan dan bantingan agar adonan kalis dan lembut. Tapi rasanya tidak asal-asalan ya karena seperti roti lauw dan roti-roti klasik zaman dahulu.

Mau coba yang praktis membuat roti? cukup dengan pukulan dan bantingan. Negro bread siap disantap. Tuungg…

Advertisements

One thought on “Negro Bread

  1. Pingback: Cinnamon Rolls |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s